Potensi Wisata Desa Cibodas

photo

Kondisi Desa Cibodas bila dibandingkan dengan desa lainnya di wilayah kecamatan Pasirjambu memang jauh tertinggal, infrastruktur masih jauh dari harapan begitu juga tingkat ekonomi belum tertata dengan baik dan terintegrasi  secara menyeluruh.

Namun tidaklah tanpa harapan banyak potensi yang bisa ditumbuh kembangkan dan digali tinggal bagaimana pemerintahan desa merencanakan dan melaksanakan pembangunan secara terarah, konsepsional  dalam rangka pemberdayaan potensi desa, salah satunya adalah Desa Wisata.

Dampak sosial ekonomi dari pada pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan Karakater Aparatur Kementrian Perhubungan RI yang berada di wilayah Desa Cibodas Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung bisa menjadi moment atau saat yang tepat untuk mengembangkan obyek wisata.

Di sekitar keberadaan proyek terhampar luas tanah kas desa atau carik milik Desa Cibodas dengan luas tidak kurang dari 25 (dua puluh lima) hektar. Selain pertanian, peternakan dan penghijauan yang sudah tumbuh  bisa ditingkatkan pula  menjadi kawasan Agropolitan (Pertanian Terpadu),  Outbond, Camping Ground, Kolam Pancing yang didukung oleh satu keberadaan lapang sepakbola, sahut Kepala Desa, bahkan sedang direncanakan pula pembangunan area Paralayang yang akan bekerjasama dengan  FASI Pengda Jabar. Potensi angin, kontur dan obstacles disekitar cukup mendukung untuk kegiatan Paralayang termasuk Gantole, karena sudah beberapa kali dilakukan uji coba.

Selain itu, Cibodas memiliki pula potensi wisata berupa Villa Palalangon milik bapak H Imam Hermanto yang berada di kampung Leuwiliang, RW15. Tidak sedikit tamu setiap minggunya yang datang dari berbagai wilayah untuk beristirahat.

Untuk itu, diperlukan dukungan yang kuat dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung guna merealisasikan pembangunan potensi wisata tersebut, karena ada beberapa kendala yang harus dikerjakan diantaranya insfrastruktur jalan. Ketika nanti keberadaan Pusdiklat Kemenhub RI sudah beroperasi, ditambah dengan perencanaan berbagai obyek wisata maka perlu dilakukan pelebaran jalan akses, dimana saat ini bilamana kendaraan bis mau masuk sangat susah untuk bisa berpapasan karena jalan yang sempit, bahkan saya untuk setiap minggu harus minta pengawalan ke Polres, sahut bapak H. Imam Hermanto selaku pemilik Villa Palalangon.

red/asd

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>